Tuesday, October 26, 2021

Mobil dinas DKI tabrak pria hingga tewas

Hari kamis Jakarta timur digegerkan dengan adanya kejadian sebuah mobil Dinas Pertamanan DKI yang menabrak warga saat bertugas. Hal ini terjadi tepatnya pada tanggal 3 Juni 2021 yang lalu. Kecelakaan ini terjadi pada jam setengah 9 pagi dan menyebabkan 1 korban meninggal dunia. Ingin tahu lebih banyak mengenai mobil dinas DKI tabrak pria hingga tewas ini, berikut ini adalah ulasannya.

Kronologi mobil dinas DKI tabrak pria hingga tewas

Kejadiannya terjadi di pagi hari, hari kamis seperti disebutkan sebelumnya. Kejadian ini tepatnya terjadi di Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kejadian ini terjadi ketika pelaku yaitu MN usia 45 tahun yang mengendarai mobil Dinas pertamanannya dengan cara mundur.

Ketika berjalan mundur, pelaku tidak melihat korban yang ada di belakangnya. Sayangnya korban juga tidak melihat bahwa truk air tersebut tidak berhenti sehingga MM yang sedang berolahraga tidak bisa menghindari kejadian naas tersebut.

·         Penyebab terjadinya kecelakaan

Banyak yang mempertanyakan apakah kejadian ini disebabkan karena kelalaian pengemudi atau disebabkan karena pengaruh alkohol dan obat terlarang. Akan tetapi langsung dijawab oleh pihak berwajib bahwa kejadian ini tidak ada sangkut pautnya dengan alkohol atau obat terlarang.

Penyebab terjadinya kecelakaan ini murni disebabkan karena kelalaian pengendara dan pengendara ada dalam keadaan yang sehat dan sadar. Hal inilah yang membuat pelaku tabrakan ini hingga saat ini tidak bisa dimintai keterangan. Ya, pelaku yang telah berusia 45 tahun ini hingga saat berita ini ditulis masih dalam keadaan syok sehingga belum bisa diajak berkomunikasi.

·         Kondisi korban

Seperti disebutkan sebelumnya, kondisi korban memang tidak dapat diselamatkan. Akan tetapi korban yang mengalami luka di kepala sempat dilarikan ke puskesmas terdekat. Sayangnya korban tidak dapat diselamatkan karena luka yang terjadi ini adalah luka di kepala. Korban MM sendiri juga merupakan seorang paruh baya yang berusia 59 tahun.

·         Penyelesaian masalah

Hingga saat ini kasus mengenai tabrakan yang menewaskan MM ini masih diselidiki polisi. Akan tetapi pihak hingga saat ini belum ada kabar bahwa pelaku akan dijatuhi hukuman sesuai dengan undang-undang. Pihak dari Dinas pertamanan sendiri menginginkan permasalahan ini diselesaikan dengan jalur damai.

Pihak pelaku juga sudah menyanggupi untuk melakukan pendekatan dengan keluarga untuk menyelesaikan masalah ini. Selain itu, dari pihak kantor kedinasan, pihak pelaku juga mendapatkan jaminan dari kepala kantor sehingga penangguhan bisa didapatkan oleh pelaku.

Sesungguhnya, pelaku tabrak hingga meninggal ini umumnya akan dikenai undang-undang No. 22 tahun 2009 dan juga undang-undang lalu lintas pasal 310. Berdasarkan undang-undang ini, pengendara mungkin akan dijatuhi hukuman paling lama 6 tahun. Akan tetapi mengingat masih ada jaminan dari kepala kantor, hingga kini pelaku tidak ditahan. Meski tidak ditahan, pihak kepolisian menyatakan bahwa hingga saat ini masalah ini masih terus diselidiki.

·         Tindakan dari pihak Dinas Pertamanan

Seperti disebutkan sebelumnya, kantor Dinas Pertamanan memberikan jaminan sehingga pelaku tidak ditahan hingga saat ini. Bukan hanya itu, pihak dinas pertamanan juga berupaya supaya masalah ini tidak perlu diselesaikan dengan jalur hukum melainkan jalur kekeluargaan.

Meski dipertahankan sedemikian rupa, tapi dinas pertamanan juga mengambil tindakan yang cukup tegas bagi pelaku. Dinas pertamanan segera menonaktifkan pegawainya yang menjadi tertuduh dalam kasus ini. Bukan hanya itu, masih ada sanksi-sanksi sesuai SOP yang akan ditanggung oleh sopir yang menjadi pelaku dalam kasus ini.

Bukan hanya melakukan upaya mediasi, pihak dari Dinas Pertamanan juga telah menghubungi keluarga korban kecelakaan. Dalam upayanya menghubungi keluarga korban ini Dinas Pertamanan telah menyampaikan duka cita pada keluarga korban atas terjadinya peristiwa ini.

Salah satu upaya untuk menyampaikan duka cita ini adalah dengan mengantarkan jenazah ke kampung halamannya yang ada di Purworejo. Pihak keluarga sendiri sedikit banyak telah menunjukkan respon positif karena itikad baik yang ditunjukkan oleh Pemprov DKI. Pihak keluarga menyatakan akan mempelajari bagaimana asal mula kejadian ini.

Harapannya kasus yang tidak disengaja ini dapat diselesaikan dengan jalan kekeluargaan. Semoga itikad baik dari Pemprov DKI dapat diterima dengan baik oleh keluarga yang menjadi korban mobil dinas DKI tabrak pria hingga tewas ini ya!

Read  Ayah Ria Ricis Meninggal, Kabar Enak dan Tak Enak Menghampiri Ria Ricis

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

FansLike
2,997FollowersFollow
SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Latest Articles

Read  Cara Daftar CPNS 2021 Lulusan SMK